Sambil menyelam minum air, itulah tanggapan spontan yang aku tangkap dikala sekilas mencermati cerita baru-baru ini ini yang terjadi disekitar tempat tinggal aku yang berhubungan dengan kelahiran bayi dan sistem menyambutnya. Tentang kelahiran bayi serta acara dangdutan.
Biasanya apa yang terpikir dihati Anda saat menyambut kelahiran sang bayi tercinta?
Jikalau dalam tradisi islam, yang paling awal dilakukan ialah dengan mengadzankan ditelinga kanan bayi dan mengiqomatkan ditelinga kiri bayi. Dengan harapan, bunyi-suara yang terdengar ketika pertama kalinya didunia sebelum ia mendengar bunyi-suara yang lain yaitu kalimat-kalimat suci tentang Allah, Muhammad, perintah sholat sebagai amalan yang paling utama, dan rekomendasi menuju kehidupan yang baik serta bahagia didunia serta akhirat.
Kemudian mempersiapkan nama alternatif untuk sang bayi. Setiap orang tua tentu menginginkan suatu dikala nanti anaknya jadi sosok yang diinginkan dan dibanggakan, maka ada yang memberi nama sebagai bentuk doa untuk buah hati hal yang demikian.
Nama yaitu penting, sebagai identitas dan cerminan karakter seseorang yang diharapkan menjadi do’a untuk sang buah hati.
Langkah berikutnya, sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah karena sudah dikarunia bayi yaitu dengan melaksanakan Aqiqah, ialah menyembelih dua ekor kambing untuk si kecil laki-laki serta satu ekor kambing untuk si kecil perempuan. Cek juga berbagai informasi mengenai
jasa aqiqah bekasi disini.
Umumnya dalam moment ini ada acara mencukur rambut bayi yang kemudian rambut hal yang demikian ditimbang beratnya lalu akan disetarakan dengan berat emas yang nantinya dapat didonasikan untuk orang yang membutuhkan. Kebiasaan ialah manfaat sosialnya. Untuk mafaat kesehatan, dengan mencukur rambut bayi, diinginkan dapat menghilangkan kotoran. Dengan hal hal yang demikian kita membuang rambut yang jelek/lemah dengan rambut yang kuat dan lebih berguna bagi kepala.
Langkah selanjutnya yaitu syukuran serta khitan untuk bayi laki-laki.
Banyak budaya-tradisi dari simpel, secara syariat, secara adat istiadat yang dilakukan. Bermacam-macam kecil yang kemudian jadi budaya dilingkungan daerah tinggal aku salah satunya yakni beramai-ramai menengok si bayi dengan memberikannya kado. Alasan tulusnya ialah sebagai wujud perhatian kita dan ikut merasa bersuka cita dengan kelahiran bayi baru, biasanya sih ini dikerjakan oleh keluarga ataupun tetangga dekat.
UNDER MAINTENANCE